Senin, 01 September 2014


SOAL-SOAL THERMOKIMIA





  1. Tentukan ΔH reaksi pembakaran C2H6 jika diketahui : ΔHf o C2H6  = - 84,7 kj mol-1 , ΔHf o CO2 = - 392,5 kj mol-1 , ΔHf o H2O  = - 285,8 kj mol-1. Jwb : - 1557,7 kJ/mol
  2. Jikadiketahui  :                                                                                                                                                                                       
MO2  +  CO    MO  +  CO2             ΔH = - 20 Kj
M3O 4  +   CO    3 MO  +   CO2       ΔH = + 6 Kj
2MO2 +  CO    M2 O3  +  CO2        ΔH = -40 KJ
Tentukan nilai ΔH reaksi  : 3M2O3   +  CO    2M3O4  +  CO2  Jwb : - 12 kJ
  1. Hidrazin ( N2H4 )  sering digunakan sebagai bahan bakar Roket , reaksi pembakarannya adalah :
N2H4(l)  +  O2(g)    N2(g)  +  2H2O (g)       ΔH = - 622 kj/mol
Diketahui pula bahwa :
½ H2(g)  +  ½ F2(g)    HF (g)                      ΔH = - 269 kj/mol
H2(g)  +  ½ O2(g)     H2O (g)                       ΔH = - 286 kj/mol
Hitung perubahan entalpi reaksi bila gas fluor digunakan sebagai oksidator menurut reaksi :
N2H4(l)  +  2F2(g)    N2(g)  +  4HF(g)  Jwb :
  1. Jika 3,1 gram fosfor padat [ P4(s) ] dibakar dengan oksigen murni menjadi difosfor pentaoksida
[ P2O5(s) ] dibebaskan panas sebesar 75,08 kJ , tetapi jika 3,1 gram uap fosfor [ P4(g) ] dibakar menjadi difosfor pentaoksida [ P2O5(s) ] dibebaskan panas sebesar 73,02 kJ .  Hitunglah perubahan entalpi pada perubahan 1 mol fosfor padat menjadi 1 mol uap fosfor , menurut persamaan :  P4(s)         P4(g).
  1. Diketahui energi ikatan rata-rata dari :
C ≡ N  =  891 kJ/mol                                      N – H  = 391 kJ/mol
C – N  =  305 kJ/mol                                       H – H   = 436 kJ/mol
C – H  =  413 kJ/mol
Hitunglah perubahan entalpi reaksi untuk reaksi :
CH3 – C    N (g)  +  2 H2(g)     CH3 – CH2 – NH2 (g)  Jwb : - 150
  1. Diketahui persamaan termokimia berikut ini :
MgO(s)  +  H2O(l)    Mg(OH)2 (s)              ΔH = - 37 kJ
Mg(OH)2 (s) +  2HCl(aq)    MgCl2(aq)  2H2O(l)                ΔH = - 109 kJ
Dengan menggunakan hokum Hess, tentukan :
a. ΔH reaksi : MgO(s)  +  2HCl (aq)  → MgCl2(aq)   +  H2O(l) Jwb = -  146 kJ
b. Gambar diagram tingkat energi !
      7.   Diketahui perubahan entalpi pembakaran metana (CH4) ; energi ikatan C = O; H—O ; dan
            O = O  berturut-turut adalah – 109 kj/mol; 243 kj/mol; 432 kJ/mol;  dan  335 kJ/mol. Tentukan
            Energi ikatan rata – rata  C – H  dalam CH4 ?
  1. Diketahui :
CaO(s)  +  H2O(l)    Ca(OH)2 (s)                ΔH = - 15,6 kkal
CaO(s)  +  3C(s)    CaC2(s)  +  CO(g)         ΔH = + 110,5 kkal
CaC2(s)  +  2 H2 O (l)    Ca(OH)2(s)  +  C2H2(g)    ΔH = - 30,0 kkal
C(s)  +  ½ O2(g)    CO (g)                           ΔH = - 26,4 kkal
H2(g)  +  ½ O2(g)    H2O (l)                         ΔH = - 68,3 kkal
Hitunglah kalor yang diperlukan atau dibebaskan pada penguraian 13 gram asetilena ( C2H2) 
      Ar : C = 12; H = 1; P = 31;  Q dibebaskan = 27,1 kJ
9.   
Jika ΔH oc gas aseteline ( C2H2 ) adalah – 1.256 kJ.mol-1 , tentukanlah :
       a. Persamaan termokimia dari pembakaran gas aseteline !
       b. ΔH reaksi  untuk membakar 52 gram gas aseteline !
       c. ΔH reaksi untuk menghasilkan 11 gram gas CO2 dari reaksi pembakaran gas aseteline !

10.  

Sebanyak 100 mL larutan NaOH 0,1 M diukur suhunya 28 o C dan 50 mL HCl 0,2 M diukur suhunya 27 o C direaksikan dalam kalorimeter sehingga suhu naik menjadi 32,5 o C . Jika kalor jenis air 4,18 J g-1 K-1. Tentukan perubahan entalpi reaksi penetralan dari :
       NaOH    +  HCl       NaCl    +  H2O.




Rabu, 13 November 2013

Kimia XI IPA



SOAL ULANGAN HARIAN LAJU REAKSI TAHUN 2013
  1. Dalam ruang yang volumnya 5 liter dimasukkan 4 mol gas A dan 3 mol gas B . setelah 10 detik sebagian dari gas-gas tersebut telah bereaksi membentuk 0,75 mol gas C menurut persamaan reaksi :  3 A (g)  +  2 B (g)  → C (g)
a.         tentukan laju reaksi pembentukan gas C ?
b.         tentukan laju reaksi gas A ?
c.         tentukan laju reaksi gas B ?
2.    Untuk membuat 750 mL larutan H2SO4 0,25 M,  berapa mL larutan  H2SO4   pekat dengan kadar  98 % massa, dan massa jenisnya 1,8 gram/mL diperlukan ? Mr H2SO4 =98
  1. Diketahui data percobaan dari reaksi : 2NO  +  Br2    2NOBr sebagai berikut :

     Perc.
[NO] (M)
[Br2](M)
V (M/s)
1
2
3
4
5
0,1
0,1
0,2
0,3
0,1
0,1
0,2
0,1
0,1
0,3
1,2 x 10 – 3
2,4 x 10 – 3
4,8 x 10 – 3
10,8 x 10 – 3
3,6 x 10 – 3
    1. Tentukan orde reaksi terhadap NO.
    2. Tentukan orde reaksi terhadap Br2.
    3. Tentukan persamaan laju reaksi.
  1. Suatu reaksi A + B  → C . bila konsentrasi A dibuat tetap dan konsentrasi B dinaikkan 3 kali ternyata laju reaksi menjadi 3 kali lebih cepat  dan bila konsentrasi A dan B masing-masing dinaikkan 4 kali, laju reaksi menjadi 64 kali lebih cepat. Tentukan persamaan laju reaksinya ?
  2. Bagi reaksi A + B → Hasil ,  diperoleh data sebagai berikut :
Berdasarkan data ini, maka persamaan laju reaksinya adalah ....
[A]  mol L – 1
[B]  mol L – 1
Laju reaksi mol L – 1 det – 1
0,01
0,02
0,03
0,05
0,20
0 15
0,001
0,032
0,027
    1. Tentukan orde reaksi terhadap A ?
    2. Tentukan orde reaksi terhadap B ?
    3. Tentukan persamaan laju reaksi ?
    4. Tentukan harga tetapan laju reaksi
    5. Tentukan laju reaksi bila konsentrasi A dan B masing-masing 0,5 M ?
  1. Diketahui data percobaan pada reaksi : 2 Fe2S3 + 2 O2  + 3 H2O → 4 Fe(OH)3 + 6 S
[Fe2S3]
[O2]
[H2O]
V ( m/s
1,0
1,0
1,0
2,0
1,0
1,0
2,0
2,0
1,0
0,5
0,5
1,0
1,0 x 10 – 2
2,5 x 10 – 3
5,0 x 10 – 3
4,0 x 10 – 2
Tentukan :
    1. orde reaksi terhadap masing-masing pereaksi ?
    2. Persamaan laju reaksi ?
    3. harga k dan satuannya ?
    4. laju reaksi bila [Fe2S3], [O2], dan [H2O] masing-masing 0,2 M
  1. Setiap kenaikan 20 oC laju reaksi menjadi 3 kali dari semula. Apabila pada suhu 90oC reaksi dapat berlangsung 10 detik, pada suhu berapakah reaksi dapat berlangsung dalam waktu 13,5 menit ?
  2. Setiap suhu naik 20 ° C laju reaksi menjadi tiga kali lebih cepat , pada suhu 47 ° C reaksi berlangsung selama 27 detik . waktu yang diperlukan jika reaksi berlangsung pada suhu 27 ° C adalah … .